Penerjemahan Kini

Penerjemahan kini telah menjadi sebuah lahan yang menarik bagi mereka yang terlanjur cinta dengan kebahasaan.

Dengan asosiasi bernama Himpunan Penerjemah Indonesia, sebagai wadah resmi dan Bahtera yang informal, sektor ini yang dapat dikatakan masuk ranah layanan, mendapat tempat di hati dan kantong masyarakat.

Di hati, semakin banyak individu yang berminat, terjun dan berkecimpung di dalamnya, serta bersusah dan bersenang di sini. Kantong: banyak dari para penerjemah ini yang telah mengglobal dan mendapatkan imbal untuk membuat dapur tetap mengepul alias mendapatkan pemasukan yang cukup memadai. Bahkan ada berita seorang penerjemah dapat membeli sebuah mobil keluarga mungil yang baik secara kontan dari menangani satu proyek penerjemahan. Bayangkan!

Ini bukan isapan jempol belakang. Lagi-lagi ada berita yang dapat dipercaya, hasil dari berkecimpung di dunia ini seorang penerjemah profesional dapat membeli rumah kedua.

Ada berbagai faktor yang dapat membuat bidang ini cukup berkembang yakni para individu yang dengan motto asih, asah, asuh membuat individu-individu cemerlang lain datang untuk turut membantu membesarkan dan memberikan makna lebih tinggi bagi bidang ini. Ibarat gula yang dikerubungi semut-semut, industri, kalau boleh dikatakan demikian, juga wujud karena besarnya pasar di Indonesia bagi produk global.

Demikian juga dahsyatnya internet, peran Google turut juga berkontribusi terhadap berkembangan penerjemahan atau istilah lainya localization alias lokalisasi (bagusnya pelokalan karena lokalisasi sudah mendapat tempat sebagai makna lain).

Bagaimanapun juga, cerita singkat dan non-akademik ini dapat membukakan pintu di hati dan pikiran semua yang berkepentingan.

Semoga.

Advertisements