Korean Drama: Start-Up – Exquisite

Damn. In a good sense. Drakor: Korean Drama.

It’s so cool.

I’ve been pushed or rather persuaded to see/watch “Start-Up” on a streaming service by my wife and her nieces, (I am a subscriber to two services: Netflix and Disney HotStar) even my brother-in-law (who prefers western shows) is in the process of watching.

And with that trigger, before, I had been inclined to see it, but, nevertheless, I am watching it. Two days straight. Some would say that this binge watch is not good, but who’s complaining.

Anyway, as translator and interpreter in the language pair English to Indonesian, I’ve been intrigued with shows on this streaming services that has a non-English source as a drive to watch more of these shows, I grew up seeing and watching Hollywood and western ones. But non-English movies now are my choice. But of course, I am not ditching the English ones.

I’m on my 11th episode on this series now, and it has sparked me to write this article. I will also point out several reason why I am writing this:

One, there’s this scene, where there is translation, I mean interpreters’ booth: shown here from my screenshot (hope Netflix don’t mind, if they do please let me know).

Booths for interpreters are on the left hand side of this picture.

Details:

Interpreters in action… remember Nicole Kidman in The Interpreter?

Two, (I’ve always had a passion for technologies, my work, the translation and interpreter projects I do mostly revolve around this) from this episode I totally follow this. Especially during the part where the main characters are in the DemoDay session.

Three, I like the idea of this part… My son whose background is in Computer Science has this on one of his projects: Raspberry. Please see this photo: (RASPBERRY)

Raspberry
Raspberry

Four, I just love to share this, as Gary Vee once state: sharing is caring. Or was it some other person?

Well… if you are curious and you want to see this Korean Drama go ahead…I dare you. And I encourage you to see it. Of course, you can be the judge of this.

That’s it from me…Ta…ta…

Pencinta atau pecinta

Kamus Alan Stevens memasukkan entri atau lema pencinta dan pecinta menjadi satu dan itu dalam bahasa Inggris adalah lover.

Namun, bila Anda seorang reviewer atau setidaknya editor aka penyunting, maka Anda harus bisa membedakan bahwa

kata “pecinta”, berdasarkan pola pembentukan, maknanya adalah orang yg bercinta

Dan, dapat membedakan secara eksplisit bahwa keduanya berbeda makna:

“Pecinta = orang yg bercinta; pencinta = orang yang mencintai”

Survei (popularitas), yang dilakukan pada tanggal 4 Oktober 2010, lewat mesin pencari Google, pecinta mendapat skor:
“About 1,320,000 results (0.16 seconds)”

Sementara pencinta:
“About 1,050,000 results (0.20 seconds)”

Namun, bila otoritas telah berbicara (KBBI) pecinta akan kalah, dan yang ada adalah pencinta.

Tapi, apalah arti sebuah nama (terjemahan asal-asalan dari “what’s in a name“).

Dan, mungkin Anda adalah: ”
I’m A Lover Not A Fighter

Jadi, marilah kita nikmati yang berikut ini saja daripada pusing-pusing:

Video youtube.com

Virtual Conference for Translators alias Konferensi Virtual untuk Para Penerjemah – 2010

Apa itu virtual?
Virtual bisa dipadankan dengan “maya”, dalam hal Internet, virtual setali tiga uang. Namun untuk kali ini kita gunakan kata VIRTUAL an sich.

Apa itu konferensi?
Menurut KBBI: kon·fe·ren·si /konferénsi/ n rapat atau pertemuan untuk berunding atau bertukar pendapat mengenai suatu masalah yg dihadapi bersama; permusyawaratan; muktamar: — Wartawan Asia Afrika akan segera diselenggarakan;

Jika kedua kata itu digabungkan?
Konferensi virtual

Apa pula ini Konferensi Virtual?

Bagaimana?

Jelas apa itu konferensi virtual? Ya, iyalah, masa ya iya dong.

Coba klik tautan ini: Konferensi virtual alias virtual conference pertama kali untuk penerjemah diadakan di tahun 2009, kini di tahun 2010 akan diselenggarakan kembali pada 30 September.

Hajat cukup besar bagi para penerjemah.

Mau ikutan?

Klik: VIRTUAL CONFERENCE atau cari dengan mesin pencari andalan kita bersama “GOOGLE search engine” dengan kata kunci: “virtual conference translator

Sampai bertemu nanti…

CAT Tool Versi Google: Google Translator Toolkit

Coba disimak tautan berikut ini: LINK

Isinya adalah:

Google Translator Toolkit is a new tool being launched today to help translators organize their work and benefit from shared translations, glossaries and translation memories, the Google China Blog reports (English translation by Google).

Diterjemahkan oleh Google Translate:

Penerjemah Google Toolkit adalah sebuah tool baru yang diluncurkan hari ini untuk membantu penerjemah mengatur pekerjaan mereka dan mendapatkan manfaat dari berbagi translations, glossaries terjemahan dan kenangan, di Cina Google Blog laporan (Inggris translation oleh Google).

Penerjemah (atau siapapun yang merasa ingin berkontribusi-don’t we all? 🙂 ) dapat melakukannya dengan menuju ke: http://translate.google.com/toolkit/

Sepertinya ini merupakan simbiosis mutualisme.

Tapi tak mengapa, semoga win-win solution pencapaiannya.
Jadi, kalau Anda menyukai, tunggu apa lagi. Silakan buka-buka, tautan-tautan tersebut dan selamat berbagi dan menterjemahkan.

Update: Simak juga tautan ini.